Category Archives: Casino Online
Review My Spy, Karya Peter Segal Terbaru Di Tahun 2020
Review My Spy, Karya Peter Segal Terbaru Di Tahun 2020 – Film mengenai intelegen atau mata-mata sudah sangat banyak dibuat. Film dengan genre ini merupakan salah satu genre yang paling diminati. Akan tetapi, sangat jarang jika genre yang biasanya dipenuhi aksi-aksi mendebarkan ini dicampur dengan genre komedi dan drama keluarga, itulah yang terdapat pada film terbaruPeter Segal, yang berjudul My Spy.
Peter Segal sendiri dikenal oleh netizen sebagai orang yang terlibat dalam pembuatan film-film kocak namun penuh pesan , layaknya Anger Management (2003), 5o First Dates (2004), Get Smart (2008), Second Act (2018)
Gabungan berbagai genre itulah yang membuat film ini sangat layak untuk disaksikan.
Bagaimana tidak? Film ini mengisahkan tentang seorang agen CIA , yang bernama J.J Cena (diperankan oleh Dave Bautista), yang mendapatkan tugas mengintai keluarga seorang penjahat. Keluarga ini terdiri atas seorang ibu yang berprofesi sebagai perawat, Kate Newton (diperankan oleh Parisa Fitz-Henley) dan anak perempuannya yang berusia 9 tahun, Sophie Newton (Chloe Coleman). Keluarga ini baru pindah ke Chicago setelah kematian sang ayah.
J.J yang dianggap gagal mendapatkan informasi mengenai rencana peledakan kota oleh gabungan teroris Rusia dan Timur Tengah, ditugaskan bosnya, David Kim (Ken Jeong) untuk mengintai keluarga tersebut. J.J tidak sendirian, ia ditemani seorang teknis CIA yang sangat memujanya, Bobby Ault (Kristen Schaal).
J.J yang awalnya merupakan tentara, memiliki beberapa kekurangan sebagai mata-mata yang harus bertugas di kawasan sipil, sementara Bobby belum pernah bertugas langsung sebagai mata-mata, karena hal-hal tersebut, tugas pengintaian ini menjadi kacau dan tidak sesuai rencana. Padahal, sebetulnya tugas ini tidak terlalu susah. Mereka hanya perlu mendapatkan petunjuk apakah kakak sang suami yang merupakan buronan CIA akan menemui keluarga itu. Jangan lewatkan tayangan film berkualitas hanya di Nonton LK21 Online.
Baca Juga: Ryan Reynolds Ungkap Foto Terbaru Bersama dengan Dwayne Johnson di Film Red Notice
Di sisi lain, Sophie yang merupakan murid baru di sekolahnya merasa kesepian, tidak memiliki teman, dan mengalami perundungan; memiliki kecurigaaan bahwa keluarganya diintai. Sophie yang cerdas pun akhirnya malah menjadi murid J.J.
Perjalanan kisah persahabatan Sophie dan J.J yang unik inilah yang menjadi daya tarik film.
Banyak kejadian konyol yang akan mengocok perut penonton. Tidak hanya itu, penonton dibuat terharu dengan kelakuan Sophie yang berusaha memiliki teman dan membahagiakan ibunya. Serta tentu saja sebagaimana film mata-mata, film ini juga dipenuhi aksi laga dan ledakan.
Dari film ini, bisa dilihat bahwa ledakan a la Mission Impossible tidaklah sesederhana di mana ketika ledakan terjadi, sang tokoh utama berjalan membelakangi ledakan dengan tegak dan angkuhnya. Perlu usaha lebih untuk membuat hal tersebut, padahal keinginan terbesar Sophie untuk menjadi mata-mata adalah karena adegan ledakan tersebut.
Dengan banyaknya adegan-adegan laga dan ledakan ini, maka tak heran banyak komentar dari penonton yang telah berkesempatan menonton terlebih dahulu film ini (media, influencer) , yang menyatakan film My Spy lebih cocok dikategorikan sebagai film bergenre “action“, dari pada sebagai genre komedi. Humor-humor yang termuat dalam film ini juga sering dijumpai dalam film action. Terlebih lagi Dave Bautista banyak tampil dengan heroik , yang berhasil diimbangi pula dengan penampilan yang energetik dari Chloe Coleman , memang semakin memastikan film ini cocok bagi penggemar film laga.
Beberapa waktu lalu telah disampaikan bahwa STXfilm memutuskan untuk menarik My Spy dari rencana penayangan di bioskop dan memilih untuk menjual film tersebut ke Amazon Prime Video, sehingga bagi yang ingin menyaksikan karya Peter Segal ini , dapat menyaksikan secara streaming melalui Amazon Prime Video.
Criminal Mastermind Paling Berbahaya Dalam Dunia Film
Criminal Mastermind Paling Berbahaya Dalam Dunia Film – Meski batal tayang di bioskop karena pandemi COVID-19, Disney bakal merilis Artemis Fowl melalui layanan video on demand miliknya, Disney+. Film ini mengisahkan tentang petualangan seorang criminal mastermind muda yang, ketika mencari ayahnya, terlibat dalam konflik dengan dunia para fairy. Dalam dunia film, menyaksikan para kriminal cerdas menjalankan aksi kejahatannya jadi daya tarik tersendiri bagi moviegoers. Berikut ini adalah beberapa di antaranya. Jangan lewatkan tayangan film berkualitas hanya di Nonton Layarkaca21 Online.
Catherine Tramell
Movie: Basic Instinct (1992)
Portrayed by: Sharon Stone
Profesinya sebagai penulis novel kriminal memberinya alibi kuat. Pasalnya, tidak seorang pun mengira Catherine bakal melakukan tindak kejahatan sesuai dengan apa yang tertuang dalam karya tulisnya. Namun, kelihaian sang criminal mastermind tidak berhenti di situ. Ia mampu memanfaatkan dan memanipulasi orang-orang di sekitarnya, baik melalui otak maupun kemolekan tubuhnya. Bahkan detektif yang bertugas menyelidikinya pun dibuat bertekuk lutut, tanpa menyadari bahwa ia akan menjadi “mangsa” Catherine berikutnya!
John Kramer
Movie: Saw series
Portrayed by: Tobin Bell
Kegagalannya dalam bunuh diri membuat John Kramer berusaha mengajarkan pada individu tertentu pilihannya untuk mengapresiasi kehidupan. Namun, Kramer berpendapat bahwa mereka hanya bisa menyadari pentingnya kehidupan, saat dihadapkan pada situasi yang mengancam nyawa. Ia pun mendesain jebakan khusus sesuai dengan “dosa besar” yang mereka lakukan, untuk melihat apakah mereka mampu menjalaninya. Celakanya, para peserta hanya bisa melepaskan diri dari jebakan yang dialaminya dengan melukai diri mereka sendiri secara ekstrem!
Roy
Movie: Primal Fear (1996)
Portrayed by: Edward Norton
Sulit membayangkan bagaimana Aaron Stampler, putra altar berusia 19 tahun yang gagap dan lemah, mampu membunuh seorang uskup agung. Kebenaran mulai terkuak setelah Aaron diketahui menjadi korban kekerasan sang archbishop, dan ia memiliki kepribadian ganda bernama “Roy” yang kejam. Hal itu membuat pengadilan memutuskan kalau ia tidak bersalah atas dasar kejiwaan. But the thing is: ternyata kepribadian asli sang putra altar adalah Roy, sementara “Aaron” hanya samaran belaka!
Joker
Movie: The Dark Knight (2008)
Portrayed by: Heath Ledger
Beda dengan para pelaku kriminal di Gotham City, uang dan kekuasaan bukanlah alasan di balik beragam aksi yang dilakukan Joker. Digambarkan sebagai sosok psikopat, tidak mengenal empati dan anarkis, hal itu menjadikannya sebagai criminal mastermind yang sangat berbahaya! Joker sangat pandai memanfaatkan rasa takut untuk meneror korbannya, serta mempengaruhi pikiran seseorang untuk berbuat korup. Bahkan Batman sendiri kesulitan mencegah aksi-aksi jahatnya, yang disusun dengan rapi dan terencana dengan baik.
Keyser Söze
Movie: The Usual Suspects (1995)
Portrayed by: Kevin Spacey
Roger “Verbal” Kint, penipu kelas teri pengidap cerebral palsy, menjadi sorotan utama karena menjadi survivor dalam perampokan di sebuah kapal. Pasalnya, insiden tersebut menewaskan seluruh penumpangnya. Dari penuturan Verbal, semua itu merupakan ulah dari gembong penjahat bernama Keyser Söze. Ternyata, semua itu hanya cerita yang dikarangnya saat diinterogasi, supaya terbebas dari pengawasan. Dan identitas sebenarnya adalah Keyser Söze, sang criminal mastermind yang selama ini dicari oleh pihak berwajib.
Hannibal Lecter
Movie: The Silence of the Lambs (1991)
Portrayed by: Anthony Hopkins
Hannibal Lecter dipandang sebagai penderita gangguan kepribadian antisosial, yang tidak merasa bersalah atas tindakan kejahatan yang dilakukannya. Tapi ia tidak menunjukkan ciri-ciri sebagai seorang kriminal, sehingga tidak akan ada yang menyangka bahwa dia adalah criminal mastermind berbahaya. Dengan kecerdasan dan kehaliannya dalam psikologi, ia mampu memanipulasi para korbannya hanya melalui kata-kata. Meski terlihat kalem, Lecter dapat berubah menjadi sosok yang sangat mengerikan!

